Jasa Marga Catat Lonjakan Kendaraan Selama Libur Nataru 2025-2026 di Berbagai Ruas Tol Strategis

Jumat, 02 Januari 2026 | 10:51:08 WIB
Jasa Marga Catat Lonjakan Kendaraan Selama Libur Nataru 2025-2026 di Berbagai Ruas Tol Strategis

JAKARTA - Periode libur panjang Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026 (H-7 s.d. H-2) membuat lalu lintas di ruas tol Regional Nusantara mengalami peningkatan signifikan. Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat total pergerakan kendaraan mencapai 2.666.078 unit, naik 9,2% dibanding kondisi normal sebesar 2.440.362 kendaraan.

Fenomena ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim libur akhir tahun. Kenaikan volume kendaraan tidak hanya terjadi pada satu ruas tol, tetapi merata di beberapa jalur strategis di Indonesia.

Peningkatan Volume Kendaraan di Ruas Tol Strategis

Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) tercatat menjadi salah satu jalur dengan peningkatan signifikan. Total volume lalin mencapai 220.110 kendaraan, naik 13,2% dari volume normal 194.469 kendaraan, dengan 71.766 unit masuk dari GT Kualanamu, meningkat 23,95% dibanding biasanya.

Sementara itu, 76.741 kendaraan tercatat keluar menuju Bandara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu. Angka ini naik 18,3% dari volume normal 64.872 kendaraan, menandai tingginya mobilitas warga dan wisatawan di wilayah Sumatera Utara.

Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) juga mengalami peningkatan drastis. Total volume kendaraan selama periode libur Nataru mencapai 217.358 unit atau naik 52% dibanding total volume normal 142.983 kendaraan.

Di Sulawesi, Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit) mencatat total 109.456 kendaraan. Angka ini meningkat 30,7% dibanding volume normal 83.725 kendaraan, memperlihatkan tren mobilitas tinggi menjelang libur Tahun Baru.

Tidak kalah mencolok, Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan menjadi salah satu yang paling ramai. Volume kendaraan mencapai 297.426 unit, meningkat 71,4% dari normal 173.491 kendaraan.

Dari data operasi, 172.376 kendaraan tercatat menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, naik 96,42% dibanding total normal 87.761 kendaraan. Sementara 167.843 kendaraan meninggalkan Yogyakarta, meningkat 84,34% dari 91.053 kendaraan pada periode normal.

Diskon Tarif Tol sebagai Stimulus Perjalanan

Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, Jasa Marga memberlakukan diskon tarif tol 20% di beberapa ruas strategis. Kebijakan ini berlaku pada ruas tol Trans Sumatra, termasuk Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) pada Rabu, 31 Desember 2025.

Di Sulawesi, diskon tol juga berlaku di ruas Jalan Tol Manado-Bitung selama 20 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Diskon ini mencakup semua golongan kendaraan dan berlaku dua arah bagi pengguna tol yang melakukan perjalanan menerus menggunakan kartu tol elektronik.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa pemberlakuan diskon tol merupakan bentuk komitmen Jasa Marga untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas pada puncak arus libur Nataru 2025/2026.

Rivan menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung Jasa Marga, terutama aspek sosial. Diskon tol tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas perjalanan bagi masyarakat luas.

Strategi Menghadapi Lonjakan Lalu Lintas

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Pastikan kondisi kendaraan prima, bahan bakar cukup, saldo uang elektronik tersedia, dan patuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.

Informasi terkini lalu lintas dan pelayanan jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080. Selain itu, masyarakat juga dapat memantau informasi melalui akun Instagram resmi @official.jmnusantara dan aplikasi Travoy untuk pengguna iOS maupun Android.

Kesiapan pengguna jalan tol sangat penting untuk mengantisipasi kepadatan selama libur Nataru. Dengan perencanaan matang, perjalanan bisa lebih aman dan nyaman, sekaligus memaksimalkan manfaat diskon tarif tol yang diberikan.

Dampak Ekonomi dan Mobilitas

Peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan pergerakan masyarakat yang tinggi menjelang libur akhir tahun. Selain meningkatkan mobilitas, lonjakan lalu lintas ini turut memberikan kontribusi ekonomi, khususnya bagi sektor transportasi, pariwisata, dan logistik.

Jasa Marga berharap stimulus berupa diskon tol dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk tetap melakukan perjalanan dengan efisien. Strategi ini diharapkan mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mengurangi tekanan pada jalur tol saat periode puncak liburan.

Selama periode H-7 Natal hingga H-2 Tahun Baru, data menunjukkan bahwa ruas tol di Regional Nusantara menjadi titik konsentrasi mobilitas masyarakat. Hal ini mencerminkan peran strategis tol sebagai penghubung utama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di musim liburan.

Kebijakan diskon dan pemantauan lalu lintas secara real-time menjadi bagian dari upaya Jasa Marga untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Kombinasi ini juga membuktikan bagaimana inovasi layanan tol dapat berperan dalam kenyamanan, keamanan, dan efisiensi perjalanan masyarakat.

Dengan persiapan yang tepat, masyarakat dapat memanfaatkan periode libur panjang dengan optimal. Lonjakan kendaraan yang tercatat oleh Jasa Marga menunjukkan bahwa tol bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga faktor penting dalam mendukung mobilitas, ekonomi, dan pariwisata nasional.

Terkini