JAKARTA - Wilayah penyangga Jakarta terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu kawasan yang kini mencuri perhatian calon pembeli rumah adalah Kecamatan Tajurhalang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Tajurhalang dikenal memiliki lingkungan yang relatif tenang dibanding kawasan urban padat. Kondisi geografisnya yang dikelilingi perbukitan menghadirkan suasana sejuk dan nyaman untuk tempat tinggal jangka panjang.
Selain faktor alam, kemajuan infrastruktur turut mendorong daya tarik kawasan ini. Proyek Tol Depok–Antasari–Sawangan atau Tol Desari yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 diproyeksikan mempercepat akses menuju Jakarta.
Aksesibilitas yang semakin baik membuat Tajurhalang mulai dipertimbangkan sebagai lokasi hunian alternatif. Tidak hanya untuk pekerja di ibu kota, kawasan ini juga diminati keluarga muda yang mencari rumah pertama.
Peningkatan minat tersebut turut diimbangi dengan ketersediaan rumah bersubsidi. Beragam pengembang menawarkan unit rumah dengan harga yang masih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bagi calon pembeli yang sedang mencari hunian subsidi, Tajurhalang menyediakan beberapa pilihan menarik. Daftar berikut memuat lima rekomendasi rumah subsidi yang tersedia di kawasan tersebut.
Panorama Kota di Desa Sasak Panjang
Panorama Kota menjadi salah satu perumahan subsidi yang berada di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Proyek ini dikembangkan oleh Griya Multi Propertindo dan menyediakan total 83 unit rumah subsidi.
Harga yang ditawarkan untuk setiap unit adalah Rp185 juta. Nilai tersebut masih berada dalam batas harga rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah.
Rumah di Panorama Kota memiliki luas bangunan 26 meter persegi. Luas lahannya mencapai 72 meter persegi sehingga masih menyisakan area terbuka.
Tipe rumah ini dilengkapi dengan satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Desainnya ditujukan untuk pasangan muda atau keluarga kecil.
Dari sisi material, atap rumah menggunakan genteng beton. Struktur dinding memanfaatkan baja ringan yang dikenal tahan lama.
Lantai rumah menggunakan keramik dengan tampilan sederhana. Pondasi bangunan dibuat dari batu kali untuk menjaga kekuatan struktur.
Safa Residence dengan Dua Kamar Tidur
Safa Residence berlokasi di Desa Tajurhalang dan dikelola oleh PT Safa Properti Indonesia. Perumahan ini menawarkan 40 unit rumah subsidi kepada masyarakat.
Harga jual yang dipasarkan untuk setiap unit adalah Rp168 juta. Angka ini tergolong kompetitif untuk wilayah penyangga Jakarta.
Rumah di Safa Residence memiliki luas bangunan 36 meter persegi. Lahan yang disediakan seluas 60 meter persegi.
Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Tata ruang tersebut dinilai cocok untuk keluarga kecil dengan anak.
Material atap menggunakan rangka baja ringan yang dikombinasikan dengan genteng beton plat. Dinding rumah dibuat dengan sistem double menggunakan batako hebel.
Dinding tersebut dilapisi plester aci dan cat sehingga tampil rapi. Lantai rumah menggunakan keramik ukuran 30x30 berwarna putih polos.
Pondasi bangunan menggunakan batu kali yang umum digunakan pada rumah subsidi. Spesifikasi ini dirancang untuk memenuhi standar kelayakan hunian.
Puri Sasak Panjang dan Kabupaten Oemah Tajur Halang
Puri Sasak Panjang merupakan perumahan subsidi yang dikembangkan oleh Karanglo Putra Pratama. Lokasinya berada di Desa Sasak Panjang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
Jumlah unit yang tersedia di perumahan ini relatif terbatas. Total hanya terdapat 13 unit rumah subsidi yang ditawarkan.
Harga jual rumah di Puri Sasak Panjang adalah Rp168 juta per unit. Harga tersebut menarik bagi pencari rumah subsidi dengan dua kamar tidur.
Rumah ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi. Luas lahan yang disediakan mencapai 72 meter persegi.
Tipe rumah dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Penataan ruang dirancang agar tetap fungsional meski luas terbatas.
Atap rumah menggunakan rangka baja ringan dengan penutup genteng. Dinding terbuat dari batako yang diplester, diaci, dan dicat.
Lantai rumah menggunakan material keramik. Pondasi bangunan dibuat dari batu kali untuk menopang struktur utama.
Sementara itu, Kabupaten Oemah Tajur Halang berada di Desa Tajurhalang. Perumahan ini dikembangkan oleh Oemah Insan Mandiri.
Jumlah unit yang ditawarkan di kawasan ini sebanyak 11 unit rumah subsidi. Harga jual yang ditetapkan adalah Rp185 juta per unit.
Rumah di Kabupaten Oemah Tajur Halang memiliki luas bangunan 30 meter persegi. Luas lahan yang tersedia adalah 60 meter persegi.
Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Tipe ini menyasar keluarga kecil yang membutuhkan ruang lebih fleksibel.
Spesifikasi bangunan mencakup atap rangka baja ringan. Dinding rumah menggunakan bata merah yang diplester aci.
Lantai rumah menggunakan keramik motif ukuran 40x40. Pondasi tetap menggunakan batu kali sebagai struktur dasar.
Amarta Residence 4 Pilihan Unit Terbatas
Amarta Residence 4 menjadi pilihan terakhir dalam daftar rumah subsidi di Tajurhalang. Lokasinya berada di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
Perumahan ini dikelola oleh Petra Bangun Sarana. Jumlah unit yang tersedia sangat terbatas, yakni hanya tiga unit rumah subsidi.
Harga jual rumah di Amarta Residence 4 ditetapkan sebesar Rp181 juta. Harga ini berada di tengah antara pilihan lain di kawasan tersebut.
Rumah ini memiliki luas bangunan 22 meter persegi. Luas lahan yang disediakan adalah 60 meter persegi.
Hunian ini hanya memiliki satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Tipe tersebut cocok bagi lajang atau pasangan tanpa anak.
Spesifikasi teknis rumah mencakup atap baja ringan. Dinding menggunakan batako yang diplester dan diaci.
Lantai rumah menggunakan keramik standar. Pondasi bangunan dibuat dari batu kali untuk menjaga kestabilan.
Tabel Ringkasan Rumah Subsidi di Tajurhalang
| Nama Perumahan | Lokasi | Luas Bangunan | Luas Lahan | Harga |
|---|---|---|---|---|
| Panorama Kota | Desa Sasak Panjang | 26 m² | 72 m² | Rp185 juta |
| Safa Residence | Desa Tajurhalang | 36 m² | 60 m² | Rp168 juta |
| Puri Sasak Panjang | Desa Sasak Panjang | 30 m² | 72 m² | Rp168 juta |
| Kabupaten Oemah Tajur Halang | Desa Tajurhalang | 30 m² | 60 m² | Rp185 juta |
| Amarta Residence 4 | Desa Sasak Panjang | 22 m² | 60 m² | Rp181 juta |
Keberadaan berbagai pilihan rumah subsidi membuat Tajurhalang semakin kompetitif sebagai kawasan hunian. Faktor lingkungan, harga, dan akses transportasi menjadi kombinasi utama yang menarik minat masyarakat.
Dengan target penyelesaian Tol Desari pada tahun 2026, mobilitas dari dan menuju Jakarta diperkirakan semakin lancar. Hal ini berpotensi meningkatkan nilai properti di kawasan Tajurhalang.
Calon pembeli rumah subsidi disarankan mempertimbangkan lokasi dan spesifikasi sesuai kebutuhan. Perencanaan matang akan membantu mendapatkan hunian yang nyaman dan berkelanjutan.